Atmosfer Dunia Blogging

Senja sore ini sedang cakep-cakepnya, pemandangan indah kilau keemasan senja lebih mantap bila dinikmati di atas atap, kemudian langsung saja aku berinisiatif naik ke atap untuk mengabadikan moment indah dan cantik tenggelamnya senja tersebut dengan membuat time lapse dari aplikasi Android Lapse it. Namun, setelah 1 jam merekam, bencana datang saat proses rendering semua hasilnya tidak sesuai harapan. Video time lapse yang diharapkan seperti buatan National Geographic dengan memperlihatkan seakan awan berarak berjalan cepat dan senja tenggelam dengan cepat itu gagal saat proses rendering. Hasil gambarnya berwarna hijau. Kemudian sebel dan termenung dengan keadaan senja sore itu seketika aku teringat ada beberapa temenku yang  juga pecinta senja. Salah satunya, seorang teman yang punya kebiasaan mengabadikan pemandangan senja ketika sempat dan ketika baterai handphonenya masih ada. Yaitu Ka Anazkia. Hehe

Senja Dunia Blogging

Ka Anaz adalah seorang mantan TKI yang sudah pulang kampung ke Indonesia. Kami berkenalan saat aku mengikuti acara komunitas yang telah dibentuknya yaitu komunitas Hibah Buku, waktu itu ada acara komunitas hibah buku di Tumpak Doro, Kediri, Jawa Timur. Komunitas Hibah Buku adalah komunitas pecinta buku yang punya kegiatan membagikan buku-buku bacaan ke daerah-daerah terpencil di seluruh Nusantara. Ka Anaz berkali-kali masuk Tivi untuk komunitas hibah buku tersebut.Saluuut! Eits itu sisi positif dari Ka Naz, ada sisi positif lain dari Ka Anaz yaitu selalu menjaga bumi, prinsipnya adalah save the earth and save the water alias jarang mandi. Aku punya prinsip yang sama dengan Ka Anaz.  Kalau kita bisa cukup mandi 1 hari sekali kenapa harus 5 kali sehari? Itu hanya akan membuang sia-sia air tanah, kita harus hemat air kan? #Ups…

Saat aku melihat sebuah link di Facebook yang mengarah ke Blog Ka Anazkia, saya mendapati Ka Anaz mengadakan sebuah giveaway untuk memenangkan kesempatan datang langsung dalam acara kopdar Akbar Blogger SBB 2015. Yaitu acara Sepetang Bersama Blogger 2015, acara yang sudah berlangsung rutin per tahun sejak tahun 2012. Perhelatan akbar “Sepetang Bersama Blogger” 2015 ini merupakan acara yang ke-4 kalinya. Rencananya, SBB 2015 akan dilaksanakan di Taman Cabaran, Presint 5 Putrajaya – Malaysia. Acara ini akan mempertemukan blogger lintas negara yaitu Blogger Malaysia, Brunei Darussalam, dan Indonesia. Sebuah acara besar yang tentunya menghadirkan banyak blogger dari berbagai kalangan, latar belakang dan pekerjaan. Blogger lintas negara yang bisa saja berbeda-beda dalam memandang dunia blogging, namun punya satu kesamaan yaitu menulis di internet. Acara akbar tersebut disponsori oleh  Yeo’s Malaysia serta diselenggarakan oleh pihak denaihati.com salah satu 10 top blog Malaysia via Ranking Alexa yang juga pernah menjadi Best blog of the year 2012, Most Creative blog 2013 dan Best Personal blog 2013.

sepetang-bersama-blogger-2015

Bicara soal kopdar akbar blogger, aku teringat masa lampau tahun 2011 ketika menjadi bagian dalam acara Kopdar 1000 blogger yang lebih dikenal dengan sebutan Kopdar Blogger Nusantara untuk pertama kalinya diadakan di Sidoarjo. Dalam acara Blogger Nusantara di Sidoarjo, aku bersama 2 orang teman dari perwakilan komunitas blogger Madura, yakni wahyu dan lukman menjadi Sie acara yang bertugas memastikan acara berjalan dengan lancar seperti mempersiapkan segala rundown acara dan menghadirkankonsep sebuah acara yang menarik, menghibur dan mendidik. Kisah dan pengalaman yang luar biasa dan tak akan terlupakan sebagai titik balik saya kenal berbagai blogger dari seluruh Nusantara.

Blogger Nusantara 2011

Aku mempunyai kesimpulan tersendiri terkait blogger-blogger yang pernah saya kenal sampai saat ini. Beberapa kesimpulan terkait motivasi dan pandangan blogger yang aku kenal terbagi dari berbagai sisi yaitu :

Blogger sebagai Hobi

Aku mengenal ada beberapa teman blogger yang aku temui adalah seorang yang suka menulis tentang pengalaman hidup, cerita sehari-hari dan suka-duka dalam hidupnya atau curhat pengalaman hidup mereka. Dia menulis karena memang ingin menulis merupakan sebuah hobi bentuk lain dari menulis diary pada zaman dulu. Baginya, menulis adalah mengeluarkan uneg-uneg, curhat, buah pemikiran dan lain-lain. Bisa jadi mereka tak begitu memperdulikan tentang SEO, pokoknya yang penting nulis.

Blogger sebagai Eksistensi

Bagaimana orang melihat kita? Jalan blogger yang bertujuan untuk ajang eksistensi diri. Bisa sebagai salah satu cara untuk personal branding yang membuat dia terkenal dan dikenal banyak orang.

Blogger Sebagai Profesi

Kalau yang satu ini adalah salah satu cara pandang yang sampai sekarang pasti banyak pro dan kontra. Apakah benar blogger bisa dijadikan profesi? Kalau profesi tentu harus bisa menghasilkan duit. Namun, aku bilang disini soal cara pandang blogger sebagai profesi juga tak salah, karena jalan mendapatkan uang via dunia blogging juga sudah banyak terkuak dan terbukti dari berbagai macam cara. Bisa via, Google Adsense, Job Review, atau yang lain. Semuanya terbukti benar-benar bisa mendapatkan uang dari blogging. Namun, soal jalan yang mana bisa dipilih apakah jalan hitam kelam dan instan mendapatkan uang dari blog, atau jalan lurus, alon-alon asal kelakon semua tergantung pribadi masing-masing. #Eaaa

Sebenarnya 3 sisi yang aku simpulkan diatas bukan mutlak, karena pasti masih banyak pandangan serta motivasi setiap orang untuk nge-blog. Ada juga yang nge-blog dari yang awalnya hobi bisa menjadi eksistensi dan berakhir di profesi. Semuanya juga proses, ada juga yang dari nge-blog akhirnya ber-organisasi dan bergabung dalam sebuah komunitas. Saya tidak bisa menyebutkan seluruh komunitas yang ada di Nusantara..karena banyak..banyak..banyaaaak banget. Diantaranya, yang pernah berinteraksi langsung dan menurutku unik. Yaitu :

Komunitas Blogger Plat-M

Banyak sekali komunitas blogger berbasis daerah seperti : Bojonegoro, Surabaya, Solo, Jogja, Kediri, Malang, Medan, Maros, Makassar dll . Salah satu contoh  komunitas blogger berbasis daerah yakni Blogger Madura @Plat_M : Anak muda, cekatan, kreatif dari pulau garam Madura yang punya visi menduniakan Madura. Berawal dari prinsip bahwa tak selamanya Madura itu dikenal dengan sisi negatif berupa kekerasan, perampokan, carok, dll. Akan tetapi masih banyak sisi positif Madura yang belum dipublikasikan seperti Budaya Karapan Sapi, Kuliner Sate, soto dan bebek Madura Wisata alam Pantai yang masih perawan dan banyak lagi. Blogger Plat-M ingin menambah konten positif tentang pulau Madura di internet. Good Job Tretan!

Komunitas Emak-Emak Blogger

Ini salah satu komunitas unik yang ada di Nusantara, kenapa? Bayangkan emak-emak nge-blog saja sudah lucu bagaimana mereka ber-komunitas? Emak-emak di kampungku itu ga ada yang nge-blog mereka semua pasti juga sudah males bersentuhan dengan teknologi, jangankan Komputer, HP yang tidak ada tombolnya atau cara memakainya disentuh saja sudah bingung…lha ini malah bikin blog, nulis pula aku mikir emak-emak ini waktu mereka masih aja cukup buat ngurus anak dan keluarga. Lha udah masak, nyuci, nyetrika?#DikemplangEmakEmak. Emak-emak blogger ini kok masih bisa meluangkan waktu untuk nge-blog, itulah keunikan dan kehebatan komunitas emak-emak blogger. Salah satu wadah bagi emak-emak kreatif di Nusantara. Emak Blogger adalah komunitas blogger yang unik, nyentrik menarik dan sedikit menggelitik karena didalamnya tidak hanya emak-emak. Ada juga anggota emak-emak blogger yang bahkan belum jadi emak (Emak Wannabe) cantik pula…ehm nah yang ini boleh lah rekomendasi satu buatku. #eh

Kembali ke acara Majlis SBB 2015, pertemuan kopdar akbar blogger ini selalu akan menarik dan kalau dikasih kesempatan tentu aku sangat ingin pergi ke acara SBB 2015. Kopdar antar blogger itu bisa sebagai ajang untuk “learning by blogging “ ketemu dengan teman baru, pengalaman baru dan pengetahuan baru. Kalau aku ditanya kira-kira apa alasanku ingin mengikuti Majlis SBB 2015?

Tentu saja, rasa penasaran dan keingintahuan yang besar. Bagaimanakah sebenarnya kopdar blogger lintas negara diadakan? Bagaimana blogger luar negeri memandang dunia blogging? Apakah di luar negeri sana banyak komunitas-komunitas berbasis daerah seperti di Indonesia? Apakah di luar sana ada komunitas yang unik kayak komunitas emak-emak blogger di Indonesia?

Rasa ingin tahu serta penasaran bagaimana kopdar akbar blogger di luar negeri bisa diadakan? Apakah kira-kira motivasi blogger – blogger di luar negeri sana? karena hobi, eksistensi, atau juga profesi?

Mungkinkah di SBB 2015 kita akan ketemu emak-emak yang nge-blog? Mungkinkah di SBB 2015 sana banyak blogger-blogger cantik yang bisa dibawa pulang? #eh

Sepertinya renungan soal atmosfer dunia blogging di luar negeri sana bisa saja terwujud kalau aku dikasih kesempatan datang ke acara akbar tersebut. Dalam Giveaway yang diadakan Ka Anaz tersebut aku akan sangat amat senang bila bisa menjadi salah satu dari 4 blogger yang bisa diajak SBB di Malaysia.

Karena aku sangat antusias untuk mengetahui apakah dunia blogging di luar negeri juga serumit dunia blogging di Indonesia? #eh

Aku juga sudah punya passport masih aktif yang belum ada stempel sama sekali. 😀

Aku ingin ke luar negeri dengan cara mudah, lebih murah dan ada temennya kalau nyasar itu juga alasan utamaku ke SBB 2015 😀

Latest Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha *
Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.